KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat dan
rahmatNya sehingga saya bisa menyelesaikan karya ilmiah yang berjudul “MANFAAT
SIRSAK” tepat pada waktunya. Adapun tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk memenuhi tugas
sekolah.
Dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini, saya banyak mengalami kesulitan,
terutama disebabkan oleh kurangnya ilmu pengetahuan yang menunjang. Saya telah
berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan saya. Namun sebagai manusia
biasa, saya tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan baik dari segi tekhnik
penulisan maupun tata bahasa. Tetapi walaupun demikian saya berusaha sebisa
mungkin menyelesaikan karya ilmiah ini meskipun tersusun sangat sederhana.
Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu guru, yang
tidak lelah dan bosan untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada saya setiap
saat. Orang Tua dan keluarga saya tercinta yang banyak memberikan motivasi dan
dorongan serta bantuan, baik secara moral maupun spiritual. Teman-teman saya yang
telah berbagi pengetahuan agar karya tulis ilmiah ini dapat selesai dengan
baik. Terima kasih atas semuanya.
Demikian semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi saya dan para pembaca
pada umumnya. Sebagai seorang pelajar yang masih dalam proses pembelajaran,
penulisan karya ilmiah ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu, saya
sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang bersifat positif dan
membangun, guna penulisan karya ilmiah yang lebih baik lagi di masa yang akan
datang.
LEMBAR
PENGESAHAN
Karya ilmiah yang berjudul “Manfaat sirsak” ini
telah disahkan dan disetujui pada :
Hari :
Tanggal :
Disetujui oleh guru pembimbing,
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL
KATA PENGANTAR ........................................................................... ii
LEMBAR PENGESAHAN
.................................................................... iii
DAFTAR ISI .......................................................................................... iv
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Masalah ................................................................... 1
1.2. Perumusan Masalah .......................................................................... 1
1.3. Tujuan
Penelitian .............................................................................. 1
1.4. Manfaat
Penulisan ............................................................................ 2
1.5. Batasan
Masalah ............................................................................... 2
1.6. Metodologi
Penulisan ....................................................................... 2
BAB II LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian
Sirsak ............................................................................... 3
2.2 Kandungan Sirsak .............................................................................. 4
2.3 Manfaat
Sirsak ................................................................................... 4
BAB III PENUTUP
3.1. Kesimpulan ....................................................................................... 6
3.2. Saran ................................................................................................. 6
DAFTAR
PUSTAKA .............................................................................. 7
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Masalah
Indonesia adalah negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah ruah.
Sumber daya alam tersebut banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia,
antara lain dalam bidang ekonomi, bidang kesehatan, bidang tekhnologi dan
lain-lain. Sumber daya alam dibagi menjadi dua macam, yaitu sumber daya alam
yang dapat diperbaharui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.
Namun, sungguh sangat disayangkan apabila masyarakat Indonesia kurang
menyadari akan pentingnya manfaat dari sumber daya alam tersebut. Kebanyakan
dari mereka menggunakannya secara ilegal tanpa memperdulikan akibat yang akan
ditimbulkan bagi kehidupan yang akan datang. Mereka menggunakannya untuk
kepentingan pribadi tanpa memperdulikan kepentingan umum. Akibatnya, banyak
sumber daya alam yang berkurang dan hampir mengalami kepunahan. Untuk
mengantisipasi (mencegah) agar hal tersebut tidak terjadi, maka kita sebagai
generasi penerus harus berusaha menjaga, merawat dan melestarikan sumber daya
alam tersebut agar tidak mengalami kepunahan.
Salah satu sumber daya alam yang bermanfaat di bidang kesehatan adalah
sirsak. Sirsak memiliki bagian-bagian, seperti daun, buah, bunga dan biji
sirsak untuk kesehatan terutama untuk pengobatan kanker, ambeien, sakit liver,
bisul, eksim, rematik, sakit pinggang dan lain-lain.
1.2. Perumusan Masalah
Atas dasar penentuan latar belakang di atas, maka saya dapat mengambil
pembatasan masalah sebagai berikut :
1. Asal-usulbuahsirsak?
2. Apakahkandungansertakegunaanataumanfaatdarisirsak?
3. Bagaimanacarauntukmembuatsirsakmenjadibahanobat?
4. Apa keunggulan sirsak
dibandingkan dengan buah lain?
1.3. Tujuan
Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui dan
memaparkan secara jelas dan rinci asal-usul buah sirsak.
3. Untuk mengetahui cara
membuat sirsak untuk bahan obat.
4. Untuk mengetahui cara
membudidayakan sirsak dengan baik dan benar sesuai dengan prosedur pertanian
agar menghasilkan kwalitas sirsak yang bagus.
5. Untuk mengetahui
keunggulan sirsak dibandingkan dengan buah lain.
1.4. Manfaat
Penulisan
Adapun manfaat penulisan karya tulis ilmiah ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk menyelesaikan
tugas pelajaran Tekhnologi Informasi dan Komunikasi
(TIK).
2. Sebagai bahan dalam
memberikan sumbangan pemikiran pada masyarakat dalam meningkatan kesehatan pada
masing-masing anggota keluarga mereka.
3. Untuk mengetahui
apakah kesehatan masyarakat telah terpenuhi dengan baik atau sebaliknya.
4. Untuk mengetahui
kandungan serta manfaat dari sirsak.
5. Karya ini akan
membantu dalam pelaksanaan program selanjutnya terlebih jika siswa lanjut
dibidang kedokteran atau keperawatan.
1.5. Batasan Masalah
Berdasarkan perumusan masalah di atas, maka saya dapat mengambil batasan
masalah sebagai berikut : Penelitian ini hanya meneliti dan membahas tentang
kandungan dan manfaat sirsak di bidang kesehatan, tidak meluas ke bidang-bidang
yang lain.
1.6. Metodologi
Penulisan
Tersusunnya makalah ini didahului dengan kegiatan penelitian, kemudian
berdasarkan data-data yang diperoleh, diolah dan dianalisa sehingga diperoleh
suatu keadaan tertentu, dan kemudian hasil dari penelitian dan pengolahan atau
analisa data tersebut disajikan dalam bentuk makalah ini.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian
Sirsak
Sirsak, nangka belanda, atau durian belanda (Annona
muricataL.) adalah tumbuhan
yang tingginya mencapai 8 m, kulit buahnya berduri-duri pendek dan lunak,
isinya berwarna putih serta berbiji banyak, berwarna hitam, rasanya masam-masam
dan manis serta berguna yang berasal dari Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Di berbagai daerah Indonesia dikenal sebagai nangka sebrang, nangka
landa (Jawa), nangka
walanda, sirsak (Sunda), nangka
buris (Madura), srikaya
jawa (Bali), deureuyan
belanda(Aceh), durio
ulondro (Nias), durian
betawi (Minangkabau), serta jambu landa (diLampung). Penyebutan
"belanda" dan variasinya menunjukkan bahwa sirsak (dari bahasa Belanda: zuurzak, berarti "kantung asam") didatangkan oleh
pemerintah kolonial Hindia-Belanda ke Nusantara, yaitu pada abad
ke-19, meskipun bukan berasal dari Eropa.
Tumbuhan ini berbentuk pohon, berwarna coklat tua, batang berkayu (lignosus),
silindris, permukaan kasar, percabangan simpodial. Arah tumbuh batang tegak
lurus, arah tumbuh cabang ada yang condong ke atas dan ada yang mendatar.
Memiliki daun berbentuk jorong (ovalis atau ellipticus).
Permukaan daun licin (laevis) dan mengkilat (nitidus), tepi daun
rata (integer), daging daun tebal dan kaku seperti kulit/belulang (coriaceus).
Pangkal daun runcing dan ujung daun tumpul (obtusus).
Tanaman ini ditanam secara komersial untuk diambil daging buahnya. Tumbuhan
ini dapat tumbuh di sembarang tempat, paling baik ditanam di daerah yang cukup
berair. Nama sirsak sendiri berasal dari bahasa Belanda Zuurzak yang berarti
kantung yang asam.
Tanaman ini ditanam secara komersial atau sambilan untuk diambil buahnya. Pohon sirsak bisa
mencapai tinggi 9 meter. Di Indonesia sirsak dapat tumbuh dengan baik pada
ketinggian 1000 m dari permukaan laut.
Buah sirsak bukan
buah sejati, yang ukurannya cukup besar hingga 20-30 cm dengan berat mencapai
2,5 kg. Yang dinamakan "buah" sebenarnya adalah kumpulan buah-buah
(buah agregat) dengan biji tunggal yang
saling berhimpitan dan kehilangan batas antar buah. Daging buah sirsak berwarna
putih dan memiliki biji berwarna hitam. Buah ini sering digunakan untuk bahan
baku jus minuman serta es krim. Buah sirsak mengandung banyak karbohidrat, terutama fruktosa. Kandungan gizi lainnya adalah vitamin C, vitamin B1 dan vitamin B2 yang cukup banyak. Bijinya beracun, dan
dapat digunakan sebagai insektisida alami, sebagaimana biji srikaya.
2.2 Kandungan Sirsak
Buah sirsak terdiri atas
67,5 persen daging buah, 20 persen kulit buah, 8,5 persen biji buah, dan 4
persen inti buah.
Setelah air, kandungan zat gizi yang terbanyak dalam sirsak adalah karbohidrat. Salah satu jenis karbohidrat pada buah sirsak adalah gula
pereduksi (glukosa dan fruktosa) dengan kadar 81,9 – 93,6 persen dari kandungan
gula total.
Buah sirsak mengandung
sangat sedikit lemak (0,3 g/100 g), sehingga sangat baik untuk kesehatan. Rasa
asam pada sirsak berasal dari asam organik non volatil, terutama asam malat,
asam sitrat, dan asam isositrat.
Vitamin yang paling dominan dalam buah sirsak adalah vitamin C, yaitu
sekitar 20 mg per 100 gram daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per hari
(yaitu 60 mg), telah dapat dipenuhi hanya dengan mengkonsumsi 300 gram daging
buah sirsak. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada sirsak merupakan zat
antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta memperlambat
proses penuaan (tetap awet muda).
Mineral yang cukup dominan adalah fosfor dan kalsium, masing-masing sebesar
27 dan 14 mg/100 g. Kedua mineral tersebut penting untuk pembentukan massa
tulang, sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat serta menghambat
osteoporosis.
Selain komponen gizi, dalam buah sirsak juga sangat kaya akan komponen non
gizi. Salah satu diantaranya adalah mengandung banyak serat pangan (dietary
fiber), yaitu mencapai 3,3 g/ 100 g daging buah.
Konsumsi 100 g daging buah dapat memenuhi 13 persen kebutuhan serat pangan
sehari. Buah sirsak merupakan buah yang kaya akan senyawa fitokimia, sehingga
dapat dipastikan bahwa buah tersebut sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan.
Senyawa fitokimia tersebut dipastikan memiliki khasiat bagi kesehatan, walaupun
belum semuanya terbukti secara ilmiah. Berbagai manfaat sirsak untuk terapi
antara lain pengobatan batu empedu, antisembelit, asam urat, dan meningkatkan
selera makan. Selain itu, kandungan seratnya juga berfungsi untuk memperlancar
pencernaan, terutama untuk pengobatan sembelit (susah buang air besar).
2.3 Manfaat Sirsak
Manfaat sirsak bagi kesehatan tidak hanya
terletak pada daging buahnya. Namun manfaat sirsak tersebar ke bagian
daun, biji, kulit batang, akar dan bunga. Setiap bagian pohon sirsak memiliki
khasiat yang berbeda-beda dan berpotensi sebagian zat sitotoksik(zat
racun).
Manfaat
sirsak ditinjau dari bagian-bagiannya yaitu sebagai berikut :
2.3.1 Buah
Daging buah merupakan bagian buah yang
dapat dimakan. Senyawa-senyawa fitokimia yang terkandung dalam buah sirsak
diantaranya, annonain, acetaldehyde, muricine, muricinine, tannin,
ananol, anomurine juga mengandung senyawa sitotoksikyang
cukup kuat, yaitu acetogennis. Senyawa acetogennis adalah
senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai sitotoksik di dalam tubuh manusia.
Buah sirsak mengandung serat yang tinggi. Serat sangat baik untuk membantu
proses pencernaan. Serat ini mampu menghambat timbulnya penyakit-penyakit dalam
usus atau saluran pencernaan. Dengan berbagai kandungan yang dimilikinya buah
sirsak diyakini dapat mengobati penyakit, disentri, osteoporosis, asam urat,
demam, diabetes dan batu empedu.
Manfaat sirsak untuk pengobatan adalah sebagai berikut :
Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan
penyakit kanker. Untuk pencegahan, disarankan makan atau minum jus buah sirsak.
Untuk penyembuhan, bisa dengan merebus 10 lembar daun sirsak yang sudah tua
(warna hijau tua) ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air
tinggal 1 gelas saja. Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap
hari 2 kali.
Untuk mengobati ambeien . Caranya peras buah sirsak yang sudah masak
untuk diambil airnya sebanyak 1 gelas, diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
Untuk obat sakit kandung air seni. Caranya adalah dari buah sirsak
setengah masak, gula dan garam secukupnya. Semua bahan tersebut dimasak dibuat
kolak. Dimakan biasa, kemudian lakukan terus secara rutin setiap hari selama 1
minggu berturut-turut.
Untuk bayi manfaat yang terkandung dari sirsak juga ada. Terutama untuk
obat tradisonal mencret. Untuk mendapatkan khasiat semacam ini caranya adalah
buah sirsak yang sudah masak. Buah sirsak diperas dan disaring untuk diambil
airnya, diminumkan pada bayi yang mencret sebanyak 2-3 sendok makan.
Untuk sakit pinggang, caranya pakai 20 lembar daun sirsak, direbus
dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 3 gelas, diminum 1 kali
sehari 3/4 gelas. Tapi kalau sakit pinggangnya terlalu parah obat tradisonal
ini mungkin nggak sanggup.
Untuk obat bisul. Gunakan daun sirsak yang masih muda secukupnya, ditumbuk
halus dan ditambah 1/2 sendok air, diaduk sampai merata, ditempelkan pada
bagian bisul.
2.3.2 Daun
Dalam daun sirsak terdapat
kandungan glukosa dan fruktosa, Kadar kandungan ini adalah sekitar 81,9 – 93,6 % dari
kandungan gula total. Lemak, Kandungan lemak yang ada didalam daun sirsak
ini sangat sedikit, sehingga tidak berbahaya bagi kesehatan. Asam, Rasa
asam ini berasal dari asam organik yang membantu untuk mengobati penyakit
kanker. Vitamin C, Kandungan vitamin c dalam daun ini sebesar 20 – 100 mg.
dengan banyak mengkonsumsi vitamin c, dapat meningkatkan daya tahan dan
memperlambat penuaan dini. Mineral, Manfaat dari mineral yang ada didaun sirsak
ini dapat memperkuat tulang, sehingga dapat mencegah osteoporosis.
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Buah sirsak merupakan tanaman yang berasal dari Karibia, Amerika Tengah dan
Amerika Selatan. Tanaman ini ditanam secara komersial untuk diambil daging
buahnya. Tumbuhan ini dapat tumbuh disembarang tempat, paling banyak ditanam di
daerah yang cukup berair. Ternyata buah ini juga memiliki banyak maanfaat yang
sangat baik untuk kesehatan kita. Namun sayangnya masih sedikit kalangan yang
membudidayakan buah tersebut. Padahal cara pembudidayaannya tidaklah
sulit, hanya membutuhkan ketekunan dan kesabaran. Jika kita menelusuri lebih
nutrisi yang terkandung dalam buah ini maka kita dapat mengetahui banyaknya
manfaat pada buah ini. Selain itu buah ini juga memiliki potensi yang cukup
besar untuk diolah menjadi makanan alternatif yang memiliki nilai jual yang
tinggi.
3.2. Saran
Dengan lebih mengetahui banyaknya manfaat yang terdapat dalam kandungan
buah ini sudah selayaknya kita dapat mengolahnya menjadi makanan bernutrisi
yang dapat bernilai ekonomis tinggi. Sebagai aktivitas akademika kita juga
dapat melakukan penelitian agar buah ini juga bisa dijadikan salah satu produk
pertanian unggulan dalam negeri untuk bisa bersaing dalam perdagangan global
saat ini.
DAFTAR PUSTAKA
Free video replays of the NBA basketball game of the - VCR
BalasHapus› youtube-ad-free-v › youtube-ad-free-v 3 days ago — 3 days ago Free VR best youtube to mp3 converter app Video Clip Art. Free Vectors, Clipart Art. 4 Daydream Live Sports, Vectors, & Vectors.
Pokies Pokies – Best and Top-Down Pokies Near Me
BalasHapusLooking for a way to deposit 해외사이트 and 토토 사이트 중계 withdraw money into the Pokies 룰렛 배팅 Pokies casino? Here are 임요환 포커 the top pokies casinos with the best odds and 3 3 토토 a lot of bonuses.
Why gambling site isn't one of the fastest growing sites in
BalasHapusSo we 하남 출장마사지 take a 계룡 출장샵 look 보령 출장샵 at the casino-sites that have gone live in 안성 출장마사지 the last few months. From slots and video games to online pokies, 인천광역 출장샵